Rabu, 03 Agustus 2011

Mengapa Wanita Banyak Yang Masuk Ke Neraka.?

Segala puji hanya milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi dan Rasul yang paling mulia, kepada keluarganya, sahabatnya, serta kepada siapa saja yang meniti jalannya sampai hari pembalasan.
Sesungguhnya wanita muslimah memiliki kedudukan yang tinggi dalam Islam dan pengaruh yang besar dalam kehidupan setiap muslim. Dia akan menjadi madrasah pertama dalam membangun masyarakat yang shalih, tatkala dia berjalan di atas petunjuk Al-Qur’an dan sunnah Nabi. Karena berpegang dengan keduanya akan menjauhkan setiap muslim dan muslimah dari kesesatan dalam segala hal.
Mengapa Wanita banyak yang masuk Neraka dibandingkan Kaum Pria.? Nakke Ahmad Haruna akan membahas mengapa hal itu bisa terjadi. Dan Apa Solusinya. Hehehe

Berdasarkan Hadist Riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda, “Aku melihat ke dalam surga maka aku melihat kebanyakan penduduknya adalah fuqara (orang-orang fakir) dan aku melihat ke dalam neraka maka aku menyaksikan kebanyakan penduduknya adalah wanita.”

Pasti di dalam hati teman teman muncul pertanyaan, mengapa hal demikian bisa terjadi.? Dalam sebuah kisah ketika Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam dan para shahabatnya melakukan shalat gerhana, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam melihat Surga dan neraka.

Ketika beliau melihat neraka beliau bersabda kepada para shahabatnya radhiyallahu 'anhum, “ … dan aku melihat neraka maka tidak pernah aku melihat pemandangan seperti ini sama sekali, aku melihat kebanyakan penduduknya adalah kaum wanita. Shahabat pun bertanya, “Mengapa (demikian) wahai Rasulullah?” Beliau Shalallahu ‘alaihi wassalam menjawab, “Karena kekufuran mereka.” Kemudian ditanya lagi, “Apakah mereka kufur kepada Allah?” Beliau menjawab, “Mereka kufur terhadap suami-suami mereka, kufur terhadap kebaikan-kebaikannya. Kalaulah engkau berbuat baik kepada salah seorang di antara mereka selama waktu yang panjang kemudian dia melihat sesuatu pada dirimu (yang tidak dia sukai) niscaya dia akan berkata, ‘Aku tidak pernah melihat sedikitpun kebaikan pada dirimu.’ ” (HR. Bukhari dari Ibnu Abbas radliyallahu 'anhuma)


Dalam hadits lainnya, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam menjelaskan tentang wanita penduduk neraka, beliau bersabda, “ … dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi hakikatnya mereka telanjang, melenggak-lenggokkan kepala mereka karena sombong dan berpaling dari ketaatan kepada Allah dan suaminya, kepala mereka seakan-akan seperti punuk onta. Mereka tidak masuk Surga dan tidak mendapatkan wanginya Surga padahal wanginya bisa didapati dari jarak perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim dan Ahmad dari Abu Hurairah radliyallahu 'anhu)

Mungkin Bagi Para Saudara Semuslimku yang wanita jika membaca Hadits ditas akan emosi, dan berlasan bahwa meraka melakukan hal tersebut karena mempunyai sebab, bukan karena kesengajaan, ya pastilah, karena tidak ada yang mau Untuk Masuk Neraka, apalagi diklaim masuk neraka. Naudzubillah mindzalik!

Jika dilihat dari hadits di atas, bisa ditarik kesimpulan, mengapa Wanita menjadi penduduk Minoritas Neraka, di antaranya:

Pertama, kufur terhadap kebaikan-kebaikan suami. Sebuah fenomena yang sering kita saksikan, seorang istri yang mengingkari kebaikan-kebaikan suaminya dalam waktu yang panjang hanya karena satu hal yang tidak sesuai dengan keinginannya. Padahal seharusnya seorang istri selalu bersyukur terhadap apa-apa yang diberikan suaminya, karena Allah SWT tidak akan melihat istri yang seperti ini sebagaimana dijelaskan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam,“Allah tidak akan melihat kepada wanita yang tidak mensyukuri apa yang ada pada suaminya dan tidak merasa cukup dengannya.” (HR. Nasa’i di dalam Al Kubra dari Abdullah bin ‘Amr).

Kedua, durhaka terhadap suami. Durhaka yang sering dilakukan seorang istri adalah durhaka dalam ucapan dan perbuatan. Wujud durhaka dalam ucapan di antaranya ketika seorang istri membicarakan keburukan-keburukan suaminya kepada teman-teman atau keluarganya tanpa alasan yang dibenarkan oleh syar’i. Sedangkan durhaka dalam perbuatan diantaranya bersikap kasar atau menampakkan muka yang masam ketika memenuhi panggilan suami, tidak mau melayani suami dengan alasan yang tidak syar’i, pergi atau ke luar rumah tanpa izin suami, mengkhianati suami dan hartanya, membuka dan menampakkan apa yang seharusnya ditutupi dari anggota tubuhnya, atau sebaliknya enggan berdandan dan mempercantik diri untuk suaminya padahal suaminya menginginkan hal itu.

Jika demikian keadaannya maka sungguh merugi wanita-wanita yang kufur dan durhaka terhadap suaminya. Mereka lebih memilih jalan ke neraka daripada surga karena mengikuti hawa nafsu belaka.
Jalan ke surga memang tidaklah dihiasi dengan bunga-bunga nan indah, melainkan melalui rintangan-rintangan yang berat dan terjal. Tetapi ingatlah di ujung jalan ini Allah menjanjikan surga bagi orang-orang yang sabar menempuhnya.

Sementara, jalan menuju ke neraka penuh dengan keindahan yang menggoda dan setiap manusia sangat tertarik untuk melaluinya. Tetapi, sadarlah bahwa di ujung jalan ini, neraka telah menyambut dengan beragam siksa-Nya.

Lalu, bagaimana caranya agar para wanita atau para istri tidak terperosok ke dalam neraka?
Jangan pesimis, masih banyak cara dan tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki diri jika kita ingin menjadi penduduk minoritas di surga.

Masih ingat kan, ketika rasulullah bersabda dalam sebuah hadist shahih jami’, “Perempuan apabila shalat 5 waktu, puasa di bulan ramadhan, memelihara kehormatannya serta taat kepada suaminya, maka masuklah dia dari pintu surga mana saja yang dia kehendaki.”

Mengacu dari hadist di atas, mari kita berlomba menegakkan sholat dengan lebih khusu’, memperbayak sholat-sholat sunah karena sholat yang benar dan khusu’ bisa membentengi diri kita dari perbuatan yang munkar. Selain puasa/shaum wajib di bulan romadhon, latihlah diri untuk terbiasa melakukan shaum sunah. Hiasilah diri dengan sabar dalam ketaatan dengan suami dan banyak-banyaklah beristigfar karena istigfar bisa meruntuhkan dosa-dosa kecil yang tidak kita sadari.

Dan juga ada sebuah amalan yang sepele tapi sering terlupakan adalah bershodaqoh (sedekah). Bershodaqohlah dalam keadaan lapang dan sempit karena Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam pernah menuntunkan satu amalan yang dapat menyelamatkan kaum wanita dari adzab neraka.

Ketika beliau selesai khutbah hari raya yang berisikan perintah untuk bertakwa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan anjuran untuk mentaati-Nya. Beliau pun bangkit mendatangi kaum wanita, beliau menasehati mereka dan mengingatkan mereka tentang akhirat kemudian beliau bersabda, “Bershadaqahlah kalian! Karena kebanyakan kalian adalah kayu bakarnya Jahanam!” Maka berdirilah seorang wanita yang duduk di antara wanita-wanita lainnya yang berubah kehitaman kedua pipinya, iapun bertanya, “Mengapa demikian, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Karena kalian banyak mengeluh dan kalian kufur terhadap suami!” (HR. Bukhari)

menurut Riwayat muslim....
Penyebab banyaknya wanita yang masuk ke dalam Neraka berdasarkan hadits riwayat di bawah ini:
"seorang pria yang terjerumus berzina dengan seorang wanita perawan dosanya seperti berzina dengan seorang pelacur sebanyak 100 kali"

"seorang wanita yang terjerumus berzina dengan seorang pria dosanya seperti berzina dengan seorang gigolo sebanyak 1.000 kali"
dikutip dari www.stillmuslim05.com
WANITA PALING BANYAK DI NERAKA
Perlu kita ketahui (terutama yang merasa wanita), sebagian besar penghuni neraka itu adalah wanita. Sebagaimana dijelaskan dalam hadis, dari Usmah bin Zaid, bahwa Rasulullah SAW bersabda:”Dan aku berdiri di depan pintu neraka, ternyata kebanyakan yang memasukinya adalah kaum wanita.”
Menurut riwayat dari Ibnu Abbas, bahwa Nabi SAW. Bersabda dalam khotbah shalat gerhana matahari :”Aku melihat neraka dan kulihat sebagian besar penghuninya adalah kaum wanita.”
Lantas apa penyebabnya sehingga wanita menjadi penghuni mayoritas neraka, dan sedikit di antara mereka menjadi penghuni surga ?????????????.
Di dalam Tadzkirahnya Imam Qurthubi, dijelaskan bahwa banyak wanita yang menjadi penghuni neraka itu karena mereka lebih dikuasai hawa nafsu dan lebih memiliki kecendrungan kepada kesenangan dunia yang bersifat fana dan tipuan belaka. Hal ini dapat kita lihat pada kelakuan para wanita-wanita sekarang, jelas sekali dalam Islam, wanita dilarang mempelihatkan auratnya, tapi karena hanya ingin dilihat seksi, karena tuntutan peran dalam film (kalau dia artis) dan karena hal-hal lainya yang tidak penting, mereka dengan seenaknya memperlihatkan auratnya kepada khalayak umum,mereka pamerkan di jalan , di pasar, di kolam renang dan yang lebih parah lagi mereka mempertontonkan auratnya di televisi sehingga segala penjuru tempat dapat melihatnya, dari anak-anak sampai kakek-kakek yang bau tanah, na’uzubillah, dan ini sungguh merupakan sebuah dosa yang sangat besar sekali. Coba kita bayangkan, kalau satu kali dia ditayangkan di telivisi, maka berapa juta pasang mata yang melihatnya, dan itu berarti dia sudah berbuat dosa sebanyak 1 juta dosa, itu baru satu kali tayang, bagaimana kalau ditayangkan setiap hari selama satu tahun karena jadi bintang iklan (hitung saja sendiri), sebanyak itu lah dosa yang dia buat. Maka sudah 99% dia bakalan jadi calon penghuni neraka, hanya belas kasihan Allah sajalah yang bisa menyelamatkannya.
Secara umum wanita memiliki akal yang kurang dan kecendrungan hawa nafsunya lebih mendominasi dirinya, sehingga pandangan mata hatinya sulit menembus kepentingan jangka panjang di akhirat. Mereka lemah untuk melakukan amalan akhirat dan mempersiapkan bekal bagi kepentingan kehidupan akhirat. Mereka lebih condong kepada kenikmatan duniawinya dan suka berhias demi keuntungan dan kesenangan dunia. Kepentingan jangka pendek terhadap kesenangan dan perhiasan dunia yang mendominasi dirinya, membuat banyak lelaki terjerat olehnya sehingga memperturutkan hawa nafsunya, dan meninggalkan kepentingan akhirat.
Hal lain yang menjadi sebab utamanya adalah banyaknya wanita masuk neraka adalah karena mereka tidak pandai dalam bersyukur, lebih sering mengumpat dan mengingkari kebaikan suami. Itu lah sebabnya, nabi SAW memerintahkan kepada kaum wanita agar memperbanyak sedekah, sebagaimana yang dijelaskan dalam hadist yang diriwayatkan dari Abi Said AL-Khudri dari Nabi SAW, bahwa beliau bersabda:”Hai para wanita, banyak-banyaklah bersedekah, karena aku melihat sebagian besar penghuni neraka adalah kaum wanita. Mereka berkata”Mengapa bisa begitu, ya Rasulullah ?, Nabi SAW, menjawab,:Kalian banyak mengumpat dan mengingkari kebaikan suami.”(HR.Bukhari dan Muslim). http://www.facebook.com/topic.php?uid=141768643654&topic=21981

Tidak ada komentar:

Posting Komentar